Berita

TPS 19 Way Kandis, Bandar Lampung, yang berpotensi PSU/RMOLLampung

Nusantara

7 TPS Berpotensi PSU, Begini Penjelasan Bawaslu Lampung

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 13:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL.  Bawaslu Provinsi Lampung mencatat adanya potensi pemungutan suara ulang (PSU) di 7 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di 5 kabupaten/kota.

Kordiv Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Lampung, Hamid Badrul Munir merinci, 3 TPS di Bandar Lampung potensi PSU. Yakni TPS 19 Kelurahan Way Kandis, karena ada 100 surat suara tercoblos untuk Caleg DPRD Kota Bandar Lampung Sidik Efendi dari PKS, dan 133 surat suara tercoblos dari caleg DPRD Provinsi Lampung Nettylia Syukri dari Demokrat.

Selanjutnya, TPS 13 di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton, karena terdapat 17 pemilih luar daerah yang tidak masuk daftar pemilih tambahan (DPTb), tapi ikut melakukan pencoblosan.


Kemudian, TPS 06 di Rajabasa Raya, ada warga yang tidak terdaftar di DPTb dan DPK tapi lolos bisa memilih.

Hamid melanjutkan, potensi PSU juga terjadi di TPS 002, Desa Sambirejo, Kecamatan Jabung, Lampung Timur.

Kemudian, TPS 10 Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, karena terdapat kertas suara diduga dirusak oleh oknum KPPS yang mengakibatkan kertas suara batal (tidak sah) yang tidak wajar, untuk DPR RI sebanyak 82 surat suara, dan DPRD provinsi sebanyak 53 kertas suara.

Lalu, TPS 01 Desa Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji yang telah terjadi penyalahgunaan hak pilih oleh orang tidak dikenal tetapi menggunakan C6 atas nama Singgih Setia Bagus. Tetapi, Singgih juga tetap memilih dengan menggunakan E-KTP.

Terakhir, TPS 001, Pekon Tanjung Rejo Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat karena ada pemilih tidak masuk DPT dan DPTb tapi diberikan hak pilih.

Menurut keterangan Sekretaris KPU Bandar Lampung Amrozie, hanya ada dua TPS yang PSU, yakni TPS 19 Way Kandis dan TPS 31 Kedaton.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya