Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tentara Israel Rampok Uang Rp844 Miliar dari Bank Gaza

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 13:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tentara Israel dilaporkan mencuri uang lebih dari 54 juta dolar atau sekitar Rp844 miliar dari Bank Gaza, Palestina.

Seperti dikutip dari Anadolu Agency pada Kamis (15/2), surat kabar Maariv melaporkan pasukan Israel telah mengambil dana yang akan dialokasikan untuk Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah.

Tindakan kontroversial tersebut diduga terjadi setelah tentara Israel mendapat kecaman di lingkungan al-Rimal pekan lalu.


Menanggapi tudingan itu, juru bicara militer Israel berdalih bahwa mereka berupaya untuk mencegah terjadinya uang masuk ke Hamas.

"Tentara Israel berada di markas besar Bank Palestina di Gaza pekan lalu untuk mencegah uang masuk ke Hamas," kata juru bicara itu kepada Maariv.

Lebih lanjut, juru bicara itu juga mengatakan bahwa langkah tersebut telah diputuskan pada tingkat politik, meski ia tidak menjelaskan masalah itu secara rinci.

Sejauh ini, serangan Israel terhadap Jalur Gaza telah berlanjut sejak serangan lintas batas oleh Hamas, yang menurut Tel Aviv telah menyebabkan hampir 1.200 kematian.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa serangan tersebut telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza saat ini menjadi pengungsi, yang menghadapi kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Selain itu, 60 persen infrastruktur di wilayah tersebut dilaporkan rusak hingga hancur.

Meskipun Mahkamah Internasional mengeluarkan keputusan sementara bulan lalu, Israel terus melanjutkan serangan mematikan di Jalur Gaza, dengan dampak tragis yang melibatkan setidaknya 28.176 warga Palestina yang telah kehilangan nyawa.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya