Berita

Anggota Dewan Pakar Timnas Amin, Bambang Widjojanto/Repro

Politik

Prabowo-Gibran Unggul Versi Quick Count, Timnas Amin: Belum Ada yang Bisa Klaim Kemenangan

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 00:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anggota Dewan Pakar Timnas Amin, Bambang Widjojanto angkat suara terkait keunggulan pasangan nomor 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam sejumlah quick count alias hitung cepat Pilpres 2024 yang dilakukan beberapa lembaga survei pada Rabu malam malam (14/2).

"Hingga malam ini belum ada yang bisa mengklaim kemenangan," kata Bambang melalui akun Youtube Bambang Widjojanto yang dilihat redaksi, Rabu malam (14/2).

Bambang menekankan bahwa quick count bukan merupakan syarat untuk menentukan kemenangan Pilpres 2024. Menurutnya, berdasarkan UUD 1945 Pasal 6A Ayat (3) disebutkan, pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden.


Selanjutnya, dalam pemaparannya pada pukul 21.21 WIB, Bambang menyebutkan bahwa baru 5,47 persen TPS yang menyetorkan hasil penghitungan suara pilpres.

"Jadi datanya masih kecil sekali, tidak bisa diklaim kemenangan," kata Bambang.






Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya