Berita

Sejumlah mahasiswa mengikuti acara diskusi “Mahasiswa Ayo ke TPS, Pemuda Penentu Pemilu 2024" di Jakarta, Selasa (13/2)/RMOL

Politik

Mahasiswa Wajib Gunakan Hak sebagai Penentu Pemilu 2024

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 13:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dianggap sebagai penentu Pemilu 2024, mahasiswa diajak ke tempat pemilihan suara (TPS) untuk menyalurkan suara mereka. Mahasiswa harus memiliki andil besar setiap pesta demokrasi.

“Kita sebagai warga negara yang sudah diberikan kesempatan untuk memilih, kenapa harus disia-siakan seperti itu,” ucap praktisi hukum, Nur Fikri, di hadapan puluhan mahasiswa yang mengikuti acara diskusi “Mahasiswa Ayo ke TPS, Pemuda Penentu Pemilu 2024", di Upnormal Kafe, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (13/2).

Dia menambahkan, seluruh masyarakat Indonesia memiliki hak dalam konstitusi untuk memilih pemimpin. Atas dasar itu, Nur Fikri meminta agar mahasiswa menggunakan haknya tersebut.


“Tentunya teman-teman nih punya selain daripada hak konstitusi, teman-teman juga punya amanah dasar. Apa amanah dasar seorang mahasiswa? Yaitu Tri Dharma,” jelasnya.

Sementara itu, aktivis peduli demokrasi Asep Ubaidillah menuturkan, mahasiswa harus menggunakan haknya pada 14 Februari nanti.

“Sangat penting kehadiran pemuda saat ini, kita juga sebagai generasi muda tidak hanya sebatas memilih, gitu ya,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya