Berita

Ketua Rampai Nusantara, Mardiansyah/RMOL

Politik

Sebut Tagline di Masa Tenang, Anies Dilaporkan ke Bawaslu

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 13:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan pelanggaran Pemilu oleh Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan, dilaporkan Rampai Nusantara ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Rampai Nusantara, Mardiansyah, mengungkapkan, pihaknya mendapati Anies menyampaikan pesan kampanye di masa tenangSebab itu dia melapor ke Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/2).

"Pernyataan itu disampaikan Anies saat konferensi pers di rumah Bapak Jusuf Kalla, 12 Februari 2024," katanya.


Anies, sambung dia, seharusnya tidak menyampaikan pernyataan yang identik dengan simbol-simbol dirinya sebagai Capres.

"Pernyataan Saudara Anies Baswedan salah satunya, bahwa 'rakyat menginginkan adanya perubahan'. Itu merupakan tagline kampanye Paslon No 1," tuturnya.

"Lalu ada statemen bahwa ini skornya (perolehan suara masing-masing Capres-Cawapres) sudah diatur di Pemilu," katanya.

Mardiansyah menilai pernyataan di masa tenang itu melanggar Pasal 276 ayat (1) dan (2) dan pasal 492 UU 7/2017, dan juga Pasal 237 PKPU 15/2023.

"Selain itu juga diduga kuat melanggar Pasal 267 ayat (5) UU 7/2017 dan juga pasal 54 ayat 4 PKPU 15/2023. Ini yang kita laporkan ke Bawaslu," tutup Mardiansyah.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya