Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil/Ist

Politik

Propaganda Connie Memvalidasi Kemenangan Satu Putaran Prabowo-Gibran

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 07:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kemenangan satu putaran pasangan Prabowo-Gibran dinilai semakin nyata, setelah ada gerakan atau pernyataan partisan, sebagai bentuk propaganda di masa tenang oleh akademisi Connie Rahakundini Bakrie.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, bahasa yang dilontarkan Connie di ruang publik sama sekali tidak mencerminkan seorang akademisi.

"Saya salah satu komunikolog yang menyatakan bahwa gerakan para akademisi itu partisan. Nah, apa yang dilakukan Connie itu memvalidasi pernyataan saya. Kalau bukan partisan, lalu apa namanya?" kata Kang Tamil, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/2).


Pernyataan Connie yang dimaksud adalah bahwa Prabowo hanya akan menjabat presiden selama 2 tahun, setelah itu dilanjutkan Gibran Rakabuming Raka.

"Jadi, apa yang dilakukan Connie Bakrie dan orang-orang yang memberikan pernyataan mirip-mirip Connie, merupakan bagian dari agitasi dan propaganda di masa tenang," jelas Kang Tamil.

Tujuan dari propaganda, sambung akademisi Universitas Sahid Jakarta itu, tak lain untuk mendegradasi suara-suara Prabowo agar tidak menang satu putaran.

"Di sisi lain, itu justru memvalidasi bahwa kemenangan satu putaran Pak Prabowo memang nyata," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya