Berita

Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani/Ist

Politik

Mantan Bupati Tapteng Santai Disebut Main Judi di Malaysia

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 02:29 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani tengah menjadi sorotan publik.

Pasalnya, video yang menunjukkan wajah mirip Bakhtiar Ahmad Sibarani sedang berada di lokasi judi di Malaysia viral di media sosial.

Merespons video yang viral tersebut, Bakhtiar menanggapinya dengan santai.


Bakhtiar mengakui bahwa orang dalam video tersebut benar adalah dirinya. Namun, menurutnya, gambar tersebut diambil saat dirinya sedang liburan bersama keluarga dan tidak sedang menjabat sebagai bupati.

“Itu video lama sekali. Sekitar setahun lalu, saat-saat sudah tidak menjadi bupati lagi, jadi liburan. Kami lagi di Genting, makan bersama keluarga. Lalu, ada teman yang dari Medan mengajak masuk ke dalam,” kata Bakhtiar kepada wartawan, Senin (12/2).

Bakhtiar menambahkan bahwa dirinya memang mengunjungi lokasi judi tersebut, namun hanya untuk melihat-lihat.

“Saya ingin tahu tentang lokasi itu. Kemudian saya coba masuk untuk melihat-lihat, sekitar setengah jam, saya keluar. Video lama, silakan rekan-rekan bisa cek ke Imigrasi kapan saya berangkat terakhir ke luar negeri. Jadi terkait ini kita ketawain saja,” lanjutnya.

Video yang pertama kali diunggah akun X, @PartaiSocmed, pada Minggu (11/2). Video tersebut bernarasikan 'Seorang pria diduga Jubir Timnas Amin Bakhtiar Sibarani kepergok bermain judi di Malaysia'.

Bakhtiar sangat menyayangkan ada oknum yang melakukan pembunuhan karakter terhadap dirinya dengan memanfaatkan video tersebut.

Bahtiar menuturkan, beberapa waktu lalu ada pihak yang ingin memerasnya bermodal video itu. Namun ia menolaknya dengan tegas.

“Ada yang minta uang ke saya, dari nomor tidak dikenal sebesar Rp10 miliar terkait video itu. Saya tertawa saja. Jangankan Rp10 miliar, Rp1 pun saya tidak mau,” tegas Bahtiar.

Bakhtiar mengaku telah mengetahui siapa yang menyebarkan video tersebut dan memanfaatkan untuk hal yang tidak baik.

"Kalau saya buka nama ketua kelompoknya beserta anggotanya di sini beserta data dan bukti yang saya miliki, jangankan Sumut, Indonesia ini pun pasti bergetar," ujar Bakhtiar.

"Saya masih belum membukanya karena masih ada orang-orang yang saya hormati. Jika semua saya buka, nama mereka terbawa-bawa. Saya tahu persis mereka juga tertipu," tutup Bahtiar.




Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya