Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jelang Pilpres 2024, Rupiah Menguat Jadi Rp15.590 Per Dolar AS

SENIN, 12 FEBRUARI 2024 | 20:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang Pemilihan Presiden 2024, nilai tukar (kurs) mata uang rupiah terpantau perkasa di level Rp15.590 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin (12/2).

Mata uang Garuda itu menguat 40 poin dibandingkan penutupan pada perdagangan sebelumnya.

Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong mengatakan rupiah menguat karena revisi ke bawah data inflasi AS akhir pekan lalu melemahkan dolar AS.


Di lain sisi, investor juga dinilai tengah harap-harap cemas jelang pencoblosan Pilpres 2024.

"Namun, penguatan mungkin akan terbatas mengingat kekhawatiran investor akan Pilpres 2024," katanya.

Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang Asia juga terpantau menguat yakni dolar Singapura naik 0,09 persen, yen Jepang naik 0,09 persen, dolar Hongkong menguat 0,03 persen, peso Filipina naik 0,42 persen, rupee India naik 0,12 persen, dan ringgit Malaysia naik 0,10 persen.

Sementara itu, won Korea terpantau turun 0,02 persen, yuan China melemah 0,02 persen, dan dolar Taiwan melemah 0,08 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya