Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menurunkan APK di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu malam (10/2)/Ist

Politik

Masuki Masa Tenang, AHY Pimpin Kader dan Relawan Turunkan APK Demokrat

MINGGU, 11 FEBRUARI 2024 | 12:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Memasuki masa tenang dalam tahapan Pemilu 2024, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak kader dan relawan menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) Partai Demokrat di wilayah Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Sabtu (10/2) menjelang tengah malam.

AHY dibantu relawan dan kader, menurunkan beberapa bendera Demokrat yang berjajar di sepanjang jalan Tendean.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengatakan dirinya sedang memberi contoh kepemimpinan kepada seluruh kader dan masyarakat dengan turut terjun langsung ke lapangan membereskan atribut partai di masa tenang ini.


“Saya punya prinsip bahwa sesuatu itu sangat ditentukan oleh kepemimpinan, jadi salah satu bentuk kepemimpinan yang paling sederhana adalah memberikan contoh, artinya melakukan sendiri,” jelasnya.

“Tentu harapannya ini bisa mengajak serta dan termasuk menginspirasi yang lainnya. Kalau hanya sekedar instruksi rasanya belum bisa secara utuh menunjukkan kepada seluruh kader pentingnya upaya ini,” tegas AHY.

Menurutnya, hal ini menjadi bagian dari kedewasan kita berpolitik, lantaran dalam pemilu ada aturan yang perlu dipatuhi bersama dan masyarakat.

“Juga akan senang kalau partai-partai politiknya, para politisnya juga bukan hanya pandai berbicara tapi juga bisa menjadi contoh yang baik,” ujarnya.

AHY juga menekankan kepada semua kadernya agar melakukan hal yang serupa di seluruh Indonesia, karena sesuai dengan aturan, mulai tanggal 11 Februari 2024 semua daerah sudah harus bersih dari APK.

“Kita mulai dari malam hari ini, sekarang masih tanggal 10 Februari, pukul 23.50 WIB. Ini adalah hari dan tanggal terakhir kampanye dan besok sudah masuk hari tenang menjelang tanggal 14 Februari,” jelasnya lagi.

“Oleh karena itu kita ingin menjadi bagian dari upaya penertiban kembali, dan memang telah dinyatakan usai masa kampanye ini, artinya segala atribut partai politik termasuk Partai Demokrat harus diturunkan dan kita ingin ikut bertanggung jawab di situ, bukan hanya di Jakarta, tapi juga di seluruh daerah di Tanah Air,” tutupnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya