Berita

Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto di Pesta Rakyat Untuk Indonesia Maju" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu siang (10/2)/Ist

Politik

KAMPANYE AKBAR

Prabowo Klaim Massa di GBK Naik Tiga Kali Lipat dari Perkiraan

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 22:02 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto mengklaim jumlah massa yang hadir berjumlah 600 ribu orang di Pesta Rakyat Untuk Indonesia Maju" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (10/2).

Klaim itu naik tiga kali lipat dari perkiraan panitia yang hanya mencapai 200 ribu massa.

"Kita perkirakan yang datang 200 ribu, tapi laporannya mendekati 600 ribu yang hadir," ucap Prabowo saat membuka pidato dalam kampanye pamungkas tersebut.


“Saya bersama Gibran dan seluruh KIM (Koalisi Indonesia Maju) menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengorbanan dan kehadiran saudara-saudara pada hari ini,” lanjut mantan Danjen Kopassus tersebut.

Karena itu, Prabowo menyebut semula kampanye akbar direncanakan mulai pada pukul 15.00 WIB.

Namun dipercepat jadi pukul 14.00 WIB karena pendukung sudah hadir sejak pagi.

"Harusnya acara hari ini undangan resminya adalah jam 3, tetapi saya dapat laporan tadi saudara sudah berdiri di sini sejak jam 9 pagi," jelas Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga meminta maaf kepada masyarakat Jakarta yang terimbas macet di sekitar Gelora Bung Karno akibat kampanye akbar Prabowo-Gibran serta mengucapkan selamat memperingati Isra Miraj bagi masyarakat yang menganut agama Islam dan tak lupa mengucapkan selamat Hari Raya Imlek kepada masyarakat Tionghoa.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya