Berita

Pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Survei Elektabilitas Prabowo-Gibran Tinggi di Semua Provinsi, Termasuk Kandang Banteng

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 22:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dalam hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA tercatat dominan dalam semua wilayah provinsi di Indonesia.

Berdasarkan dokumen hasil survei LSI Denny JA yang diperoleh Kantor Berita Politik RMOL, dari 6 kelompok wilayah provinsi yang diambil sampel surveinya, hampir semuanya mencatatkan elektabilitas Prabowo-Gibran di atas 50 persen.

Sementara pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan juga pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, elektabilitasnya di semua wilayah tercatat di bawah 25 persen.


Jika dirinci, di wilayah Sumatera elektabilitas Prabowo-Gibran 55,8 persen, Anies-Muhaimin 23,5 persen, dan Ganjar-Mahfud 9,1 persen.

Di wilayah Jawa, elektabilitas Prabowo-Gibran 51 persen, Anies-Muhaimin 22,6 persen, dan Ganjar-Mahfud 23,2 persen.

Kemudian di wilayah Bali, NTB, dan NTT, elektabilitas Prabowo-Gibran 56,9 persen, Anies-Muhaimin 10 persen, dan Ganjar-Mahfud 29,4 persen.

Untuk wilayah Kalimantan, elektabilitas Prabowo-Gibran 59,7 persen, Anies-Muhaimin 15,7 persen, dan Ganjar-Mahfud 20,1 persen.

Sementara di wilayah Sulawesi, elektabilitas Prabowo-Gibran dominan hingga 65,3 persen, Anies-Muhaimin 26,3 persen, dan Ganjar-Mahfud 2,9 persen.

Di wilayah paling timur Indonesia yaitu Maluku dan Papua, elektabilitas Prabowo-Gibran 42,7 persen, Anies-Muhaimin 12,5 persen, dan Ganjar-Mahfud 29,4 persen.

Selain itu, LSI Denny JA memfokuskan elektabilitas 3 pasangan capres-cawapres di tiga provinsi di Jawa, yaitu Jawa Barat (Jabar) Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Timur (Jatim).

Dari 3 provinsi tersebut, yang paling menarik Prabowo-Gibran unggul elektabilitas di Jateng yang bisa disebut sebagai kandang banteng atau daerah kekuasaannya PDI Perjuangan, dengan 48,6 persen suara pemilih.

Berbeda halnya dengan Anies-Muhaimin, yang hanya mencatatkan elektabilitas 10,6 persen di Jateng. Sementara Ganjar-Mahfud yang diusung PDIP, justru hanya memperoleh suara 39,9 persen dari responden pemilih.

Adapun untuk di Jabar, elektabilitas Prabowo-Gibran unggul telak karena mencapai angka 55,1 persen. Sedangkan Anies-Muhaimin hanya 27,6 persen, dan Ganjar-Mahfud 13 persen.

Di wilayah Jatim yang mayoritas penduduknya merupakan Nahdliyin atau massa dari Nahdlatul Ulama (NU), juga lebih banyak memilih Prabowo. Dimana angkanya sangat tinggi, yaitu 62,4 persen.

Yang memilukan, Anies yang berpasangan dengan cucu pendiri NU yang kerap disapa Cak Imin, hanya mencatatkan elektabilitas 15,8 persen.

Begitupun dengan Ganjar yang berpasangan dengan tokoh kenamaan NU Mahfud MD, elektabilitasnya hanya tercatat 16,7 persen.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya