Berita

Mantan Mensos, Bachtiar Chamsyah/RMOL

Politik

Bachtiar Chamsyah: Saya Merasakan Hari Ini Seolah-olah Seperti Menjelang G30S/PKI

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 20:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Suasana bangsa Indonesia menjelang Pemilu 2024 ini dianggap seperti suasana tahun 1965 lalu menjelang G30S/PKI. Di mana banyak gerakan yang melawan rezim yang Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Begitu yang disampaikan mantan Menteri Sosial (Mensos) era Presiden Megawati Soekarnoputri, Bachtiar Chamsyah dalam acara konferensi pers Gerakan Penyelamatan Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat bersama puluhan tokoh lainnya yang hadir di NAM Center Hotel, Jalan Angkasa nomor 6, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat sore (9/2).

"Saya merasakan hari ini, seolah-olah seperti menjelang G30S/PKI. Suasana-suasana tahun 66 itu kok nampak gitu," kata Bachtiar.


Di mana kata Bachtiar, menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, banyak gerakan mahasiswa, civil society yang melawan kekuasaan dengan begitu luar biasa.

"Dan kemudian juga ada suasana reformasi yang akhirnya kita menolak nepotisme, kita menolak kolusi, kita menolak korupsi," terang Bachtiar.

Akan tetapi, Bachtiar menyayangkan ada tokoh reformasi yang saat ini memuja orang yang mendukung KKN. Akan tetapi, Bachtiar tidak menyebutkan identitas tokoh reformasi dimaksud.

"Saya kira orang yang seperti itu, sejarah akan mencatat, jejak digital tidak bisa dihilangkan. Rakyat, mereka yang punya akal sehat tahu, mana pemimpin sejati, mana pemimpin gadungan," pungkas Bachtiar.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, dalam acara ini dihadiri sekitar 20 orang tokoh. Di antaranya, Adhie Massardi, aktivis Syahganda Nainggolan, aktivis Edi Mulyadi, Mayjend (Purn) Soenarko, Profesor Hafidz Abbas, Ahmad Syarbini, Ahmad Yani, Hendry Harmen, Anton Permana, dan lainnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya