Berita

Adhie Massardi/RMOL

Politik

Adhie Massardi: Tugas Polisi Bukan Selamatkan Kekuasaan

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 20:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seluruh aparatur negara, baik itu TNI-Polri, maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk berkomitmen menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara secara baik dengan menjaga demokrasi, serta membebaskan rakyat untuk menentukan pilihannya pada Pemilu 2024

Begitu yang disampaikan aktivis pro demokrasi, Adhie M Massardi dalam acara konferensi pers Gerakan Penyelamatan Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat bersama puluhan tokoh lainnya yang hadir di NAM Center Hotel, Jalan Angkasa nomor 6, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat sore (9/2).

Adhie mengatakan, pihaknya mendengarkan keluhan dari para rektorat, maupun akademisi, bahwa mereka mendapatkan tekanan dari pihak Kepolisian setelah menyatakan sikap agar Presiden Joko Widodo netral dalam Pemilu 2024.

"Saya minta mulai hari ini berhenti menekan itu," kata Adhie seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Menurut mantan Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini, tugas Polisi menurut UU hanya untuk menjaga keselamatan presiden dan keluarganya, bukan menyelamatkan kekuasaan maupun pemerintahan.

"Jadi kepolisian dan juga TNI dan seluruh aparat negara, tidak boleh mengganggu atau bersikap menyelamatkan pemerintahan, karena itu 100 persen urusan rakyat, dan itu sudah menjadi komitmen yang ditulis dalam konstitusi," terang Adhie.

Untuk itu, Adhie memberikan peringatan keras agar TNI, Polri, ASN untuk berkomitmen menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menjaga demokrasi, dan membebaskan rakyat menentukan pilihannya.

Sebab menurut Adhie, dasar utama pemilu menurut konstitusi sosial adalah jujur, adil, dan tidak ada keberpihakan.

"Oleh sebab itu, kami menghormati seruan tokoh agama, yang mengingatkan secara keras Presiden Joko Widodo untuk berhenti merusak demokrasi, menghentikan cawe-cawe di dalam pemilu, dan menghentikan politisasi dan menggunakan instrumen kekuasaannya untuk memenangkan pasangan calon yang didukungnya," pungkas Adhie.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, dalam acara ini dihadiri sekitar 20 orang tokoh. Di antaranya, Adhie Massardi, aktivis Syahganda Nainggolan, aktivis Edi Mulyadi, Mayjend (Purn) Soenarko, Profesor Hafidz Abbas, Ahmad Syarbini, Bachtiar Chamsyah, Ahmad Yani, Hendry Harmen, Anton Permana, dan lainnya.

Populer

Warisan Hakim MK sebagai Kado Idulfitri

Senin, 08 April 2024 | 13:42

Sekjen Hasto Telanjangi Ketidakberdayaan PDIP Hadapi Jokowi

Sabtu, 06 April 2024 | 14:40

Megawati Peringatkan Bakal Terjadi Guncangan Politik Setelah Jokowi Jadi Malin Kundang

Kamis, 11 April 2024 | 18:23

Pemberontak Menang, Pasukan Junta Ngacir Keluar Perbatasan Myawaddy

Kamis, 11 April 2024 | 19:15

MK Heran Hasyim Asyari Tidak Dipecat Meski Langgar Etik Berkali-Kali

Jumat, 05 April 2024 | 18:10

Menag Klaim Jemaah Salat Id di Istiqlal Tahun Ini Pecahkan Rekor karena Jokowi

Rabu, 10 April 2024 | 10:30

Kata Yusril, Refly Harun Kurang Canggih

Sabtu, 06 April 2024 | 21:24

UPDATE

16 Ribu Kendaraan Pemudik Kurang Saldo E-Toll Saat Melintas di GT Kalikangkung

Sabtu, 13 April 2024 | 17:40

One Way Berlaku, Kakorlantas Wanti-Wanti Pemudik Jaga Stamina

Sabtu, 13 April 2024 | 17:12

Israel Batasi Akses Masuk Barang Bantuan ke Jalur Gaza

Sabtu, 13 April 2024 | 17:03

Batalkan NIK dan SK P3K D4 Bidan Pendidik, Jokowi Didesak Copot Menkes Budi

Sabtu, 13 April 2024 | 16:27

Jokowi Diyakini Sudah Menancapkan Kekuatan di Militer

Sabtu, 13 April 2024 | 16:23

Aktivis Protes Pembatalan NIK dan SK P3K D4 Bidan Pendidik

Sabtu, 13 April 2024 | 16:16

Kendaraan Bulan Buatan Toyota Siap Gabung Proyek Artemis NASA

Sabtu, 13 April 2024 | 15:48

KAI Catat 46 Ribu Lebih Pemudik Tiba di Jakarta Hari Ini

Sabtu, 13 April 2024 | 15:41

Kelompok Militan Pakistan Kembali Luncurkan Serangan, 11 Orang Tewas

Sabtu, 13 April 2024 | 15:36

Pemudik Sumatera-Jawa Bisa Pakai Jalur Alternatif Lintas Panjang-Pelabuhan Ciwandan

Sabtu, 13 April 2024 | 15:21

Selengkapnya