Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Emas Antam Turun, Jadi Rp 1.138.000 per Gram

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 12:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga emas bersertifikasi PT Aneka Tambang (Antam) terpantau anjlok tipis pada perdagangan Jumat (9/2).

Berdasarkan informasi dari situs Logam Mulia, satu gram emas Antam pada perdagangan hari ini dibanderol sebesar Rp1.138 juta, atau turun Rp1.000 dibandingkan perdagangan kemarin.

Sementara untuk harga pembelian kembali atau buyback emas Antam ditetapkan sebesar Rp 1.134.000 per gram. Harga tersebut tetap stagnan, dan tidak berubah pada perdagangan sebelumnya.


Stagnannya harga emas Antam ini disinyalir terjadi di tengah sikap wait and see pelaku pasar perihal kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) ke depan.

Analis dari Blue Line, Phillip Streible, mengatakan harga emas cenderung tidak berubah karena pelaku pasar masih belum melihat kejelasan kebijakan The Fed ke depan.

Mayoritas pejabat The Fed menegaskan bahwa mereka belum akan memangkas suku bunga sampai mereka percaya diri jika inflasi akan turun ke kisaran 2 persen.

Sementara itu, berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Jumat (9/2) dan belum termasuk pajak:

Harga emas 0,5 gram: Rp 619.000
Harga emas 1 gram: Rp 1.138.000
Harga emas 2 gram: Rp 2.216.000
Harga emas 3 gram: Rp 3.299.000
Harga emas 5 gram: Rp 5.465.000
Harga emas 10 gram: Rp 10.875.000
Harga emas 25 gram: Rp 27.062.000
Harga emas 50 gram: Rp 54.045.000
Harga emas 100 gram: Rp 108.012.000
Harga emas 250 gram: Rp 269.765.000
Harga emas 500 gram: Rp 539.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 1.078.600.000.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya