Berita

Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia/Net

Dunia

Pertama dalam Sejarah Rusia Pilpres Berlangsung Tiga Hari, Ini 4 Kandidatnya

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 10:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemilihan presiden Rusia yang akan berlangsung pada 15-17 Maret 2024 di tengah peperangan dengan Ukraina, kemungkinan akan menyedot perhatian massa. Ini akan menjadi pemilihan presiden tiga hari pertama dalam sejarah Rusia.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia Ella Pamfilova mengatakan ada empat kandidat yang akan muncul di kertas suara untuk dicetak pada pemilihan presiden mendatang. Mereka adalah Leonid Slutsky (dari partai LDPR), Nikolay Kharitonov (CPRF), Vladislav Andreyevich Davankov (Rakyat Baru) dan Vladimir Vladimirovich Putin yang non-partisan.

Berikut adalah data para kandidat
 

 
1. Vladimir Vladimirovich Putin, berusia 71 tahun

Dia kandidat dari jalur independen. Pendukung Putin didukung partai United Russia (Rusia Bersatu) dan partai A Just Russia-For Truth (Rusia yang Adil-Untuk Kebenaran).

2. Vladislav Andreyevich Davankov, berusia 39 tahun
Dia kandidat dari Partai New People (Partai Rakyat Baru). Pendukungnya adalah  Party of Growth (Partai Pertumbuhan)

3. Leonid Eduardovich Slutsky, berusia 56 tahun.
Dia kandidat dari Partai Demokrat Liberal Rusia. Pendukungnya adalah Pemimpin Partai Demokrat Liberal Rusia

4. Nikolay Mikhailovich Kharitonov, berusia 75 tahun
Dia kandidat dari partai Partai Komunis Rusia. Pendukung nya adalah Pemimpin Partai Komunis Rusia

Semua kandidat memiliki gelar akademis yang menunjukkan latar belakang pendidikan yang tinggi. Davankov adalah sarjana sejarah, Putin adalah sarjana hukum, Slutsky sarjana manajemen, Kharitonov sarjana agraria.

Vladislav Davankov dan Leonid Slutsky adalah pendatang baru di pemilihan presiden, sementara Vladimir Putin telah mengikuti pemilihan sebanyak empat kali (pada tahun 2000, 2004, 2012, 2018) dan Nikolay Kharitonov pernh mengikuti satu kali pemilihan presiden yaitu pada 2004.

Sesuai undang-undang pemilu, para kandidat memberikan informasi kepada KPK tentang pendapatan mereka sepanjang tahun 2017-2023.

Yang terkaya di antara mereka adalah Vladislav Davankov, yang memperoleh penghasilan selama periode ini sebesar 76.915.249 rubel (nilai tukar resmi saat ini adalah 90,53 rubel per 1 dolar AS).

Leonid Slutsky memiliki penghasilan yang lebih sedikit dari kandidat lainnya, yaitu  35.989.903 rubel.

Vladimir Putin juga telah menyerahkan kepada Komisi Pemilihan Umum Pusat (CEC) deklarasi kekayaan dan pendapatannya sebagai calon presiden. Menurut dokumen yang dipublikasikan di situs CEC, Putin memperoleh 67,5 juta rubel (atau sekitar 756.000 dolar AS) selama enam tahun, 2017-2022.

Putin menunjukkan dalam deklarasi tersebut sebagai sumber pendapatan gajinya, pendapatan dari simpanan di bank dan sekuritas, pensiun militer, dan penjualan properti.

Untuk properti, Leonid Slutsky mencatat yang terbanyak di antara kandidat lain, seperti dua bidang tanah di Wilayah Moskow seluas 1.200 dan 168 meter persegi dan sebuah rumah keluarga seluas 805,6 meter persegi, serta tiga apartemen kota, masing-masing seluas 54, 38, dan 169 meter persegi. Slutsky juga memiliki area parkir di wilayah Moskow dan Rostov.

Sementara Putin memiliki satu apartemen (77 meter persegi) dan sebuah garasi (18 meter persegi) di kota St. Petersburg, tiga mobil yang diproduksi oleh industri otomotif Rusia, dan sebuah trailer. Putin juga memiliki sebuah apartemen layanan seluas 153,7 meter persegi yang disediakan untuk penggunaan tanpa batas atas perintah pemerintah Moskow.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya