Berita

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal berpidato berpidato di acara kampanye akbar di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (8/2)/RMOL

Politik

Partai Buruh Janji Naikkan Upah 15 Persen Hingga Hapus Outsourcing

KAMIS, 08 FEBRUARI 2024 | 15:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Buruh yakin akan lolos parlementary threshold dan masuk ke Senayan untuk memperjuangkan hak-hak buruh dan rakyat Indonesia. Partai Buruh berjanji menaikkan upah 15 persen hingga menghapus Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Hal itu disampaikan langsung Presiden Partai Buruh, Said Iqbal saat pidato dalam acara kampanye akbar di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (8/2).

"Partai buruh berkeyakinan dengan kampanye akbar ini akan ditutup suara Partai Buruh akan tembus di elektabilitas 4,778 persen atau ada 7,2 juta buruh, petani, nelayan, miskin kota, miskin desa, ojol dan lainnya," kata Iqbal dalam pidatonya.


Iqbal berjanji, bila Partai Buruh masuk ke parlemen, maka akan memperjuangkan agar upah naik 15 persen, menghapus outsourcing, mengembalikan 12 juta hektare tanah kepada rakyat, mengangkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS, serta melindungi buruh perempuan, masyarakat adat, hingga anak-anak.

"Oleh karena itu seluruh jajaran, kader, dan simpatisan Partai Buruh akan menjaga TPS-TPS, jangan ada kecurangan, jangan ada pemilu yang tidak bersih, jangan ada pemilu yang tidak jujur dan adil," pungkas Iqbal.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya