Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Jelang Long Weekend, Pemesanan Tiket Kereta Api Melonjak 44 Persen

KAMIS, 08 FEBRUARI 2024 | 12:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan adanya peningkatan pesat dalam pemesanan tiket kereta api (KA) menjelang libur panjang Isra Mi'raj dan cuti bersama Imlek.

Menurut keterangan dari Wakil Presiden Hubungan Masyarakat KAI, Joni Martinus, data terkini per Rabu (7/2) pukul 08.00 WIB menunjukkan penjualan tiket KA pada keberangkatan Rabu (7/2) mencapai 145.355 tiket.

Angka tersebut mengalami peningkatan mencolok sebanyak 44 persen dibandingkan dengan periode yang sama pekan sebelumnya yang hanya mencapai 100.640 penumpang.


"Angka penjualan tiket ini akan terus meningkat karena penjualan masih berlangsung," katanya, dikutip Kamis (8/2).

Wakil Presiden Humas KAI itu lebih lanjut menyampaikan bahwa rute-rute favorit pada periode 6-11 Februari 2024 antara lain Jakarta-Surabaya pp, Jakarta-Solo pp, Yogyakarta-Banyuwangi pp, Surabaya-Banyuwangi pp, Blitar-Bandung pp, dan lainnya.

Selama periode tersebut, total tiket yang terjual telah mencapai 680.542 tiket, yang mencakup 79 persen dari total ketersediaan tiket, yaitu sebanyak 859.681 tiket.

Merespons tingginya minat masyarakat, KAI juga akan menambahkan 10 perjalanan KA jarak jauh yang akan beroperasi selama libur panjang ini. Secara keseluruhan, KAI akan mengoperasikan 1.085 kereta jarak jauh, dengan rata-rata 217 perjalanan per hari.

Penambahan frekuensi perjalanan itu, kata Joni bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan volume penumpang selama libur panjang awal Februari 2024.

"Peningkatan jumlah perjalanan KA ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama pada masa high season seperti long weekend ini," kata Joni dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/2).

Adapun kereta jarak jauh yang ditambah perjalanannya yaitu empat perjalanan KA Manahan (Gambir-Solo Balapan pp), empat perjalanan KA Sancaka (Yogyakarta-Surabaya Gubeng pp), dan dua perjalanan KA Kaligung (Cirebon Prujakan-Semarang Poncol pp).

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya