Berita

Deklarasi ribuan purnawirawan TNI-Polri kepada Prabowo-Gibran di Jabar/Ist

Politik

Digawangi Dudung hingga Sutarman, 02 Dapat Dukungan Ribuan Purnawirawan TNI-Polri di Jabar

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 22:45 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA



Dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka kembali hadir dari Jawa Barat. Kali ini dukungan berasal dari ribuan purnawirawan TNI-Polri.

Dilansir dari RMOLJabar, mereka menyatakan deklarasi dukungan kepada paslon nomor urut 02 itu di Hotel Horison, Kota Bandung, Selasa (7/2). Menariknya dalam deklarasi itu hadir sejumlah nama purnawirawan perwira tinggi beken.


Adapun purnawirawan tersebut di antaranya Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman, Mantan Sekretaris Utama Lemhanas Komjen (Purn) Mochamad Iriawan, hingga Mantan Kapolda Jabar Irjen (Purn) Anton Charliyan.

"Prabowo presiden," kata para peserta berulang-ulang.

Di mata Dudung, Prabowo merupakan sosok yang ikhlas membangun bangsa. Bahkan Menteri Pertahanan (Menhan) itu sudah tidak lagi memikirkan apapun selain kepentingan bangsa.

"Persoalan pribadinya beliau sudah selesai, beliau tidak lagi memikirkan soal materi hanya kesempatan untuk mengabdi pada bangsa dan negara," ujar Dudung.

Selain itu, lanjut Dudung, Prabowo begitu mirip dengan Presiden Jokowi. Keduanya jarang sekali terdengar membicarakan atau menjelekkan orang lain.

Menurut dia, Prabowo dan Jokowi hanya berpikir untuk memajukan bangsa. Bila nantinya ditakdirkan menjadi presiden, dia meyakini Prabowo akan mencintai rakyatnya.

"Tidak pernah membicarakan orang lain, tidak pernah menjelekkan orang lain, itu yang ada di hati Pak Prabowo," beber Dudung.

Terkait sosok Gibran, Dudung menilai, anak sulung Jokowi ini sebenarnya terlalu tua untuk maju di kancah nasional. Sebab, apabila menilik kembali ke zaman kemerdekaan, terdapat sosok Bung Tomo, Mohammad Toha, dan Jenderal Sudirman yang usianya jauh lebih muda ketika berjuang di kancah nasional.

"Mas Gibran itu umurnya baru 36 tahun banyak serangan masih ingusan dan sebaginya, kalau menurut saya Mas Gibran itu 36 tahun sudah tua," tuturnya.

Dengan begitu, Dudung mengajak para purnawirawan TNI-Polri yang hadir untuk mendukung Prabowo-Gibran. Kemudian, dia juga mengajak pada masyarakat umum untuk menjaga perdamaian dalam kontestasi Pemilu 2024. Jangan sampai memunculkan ujaran yang berisi kebencian dan menyakiti orang lain karena berbeda pilihan.

"Jangan memberi statemen yang memprovokasi bahkan mengatasnamakan rakyat, bahkan rakyat yang mana, kalimat ini justru akan membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa," tandasnya.

Di lokasi yang sama, Iriawan mengatakan ada sekitar 4 ribuan purnawirawan TNI-Polri di Jabar yang turut hadir dalam giat itu. Kini, berdasarkan data yang diperolehnya, elektabilitas Prabowo-Gibran di Jabar sudah menyentuh angka 53 persen.

"Kita melihat survei yang ada sudah lewat 50 persen jadi Insya Allah satu putaran bisa terwujud karena di Jabar kita menginginkan masih sekitar 53 di Jabar yang jelas nasional Jateng masih crossing. Saya yakin dalam sepekan ke depan akan melampaui kompetitor kita," kata Iriawan.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya