Berita

Jusuf Kalla bersama sejumlah tokoh di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Sejumlah Tokoh Sambangi JK, Bahas Pemilu dan Kondisi Bangsa

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 12:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah tokoh bangsa dan agama yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) sambang Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla alias JK, di kediaman Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Rabu (7/2).

"Kenapa ada Gerakan Nurani Bangsa? Karena ada pertanyaan dan kekhawatiran, hati nurani kita dan hati nurani kekuasaan sudah menurun," tutur JK.

Kepada wartawan Jusuf Kalla membocorkan salah satu isu yang dibahas pada pertemuan yang berlangsung lebih kurang 1 jam itu, yakni seputar Pemilu yang akan digelar 14 Februari mendatang.


"Dengan Pemilu yang bersih, pemimpin kita dapat pasti yang bersih. Kalau prosesnya salah, maka pemimpin yang dipilih juga salah," tegasnya.

Politisi senior Partai Golkar itu juga mengingatkan semua pihak untuk tidak coba-coba merusak jalannya proses Pemilu dengan melakukan intervensi dan melanggar netralitas.

"Kita dukung aparat negara, polisi, tentara, kepala desa, agar kembali ke hati nurani, jangan coba-coba mencuri hati nurani rakyat. Karena suara ini dari hati nuraninya. Jangan ada yang mencuri," tegasnya.

"Ini bukan soal suara Prabowo, Anies, Ganjar yang dicuri, bukan, tapi suara rakyat, kalau tak sesuai hati nurani. Karena itu gerakan ini tak lain menyampaikan itu," tambahnya.

Sejumlah tokoh yang hadir pada pertemuan pagi ini adalah Nyai Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo, Prof Makarim Wibisono, Prof Komaruddin Hidayat, Pdt Gomar Gultom, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, dan Omie Komariah Madjid.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya