Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan/Net

Politik

Gerakan Salam 4 Jari Surut, Kang Tamil: Gelombang Kemenangan Prabowo-Gibran Tak Terbendung

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 10:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gerakan salam 4 jari surut sebelum berkembang. Artinya, gerakan tersebut menandakan hanya mainan segelintir orang yang mendapatkan "pesanan" untuk membuat propaganda politik karena gelombang kemenangan Capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tidak terbendung.

Begitu penilaian yang disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil merespon soal gerakan salam 4 jari yang belakangan menjadi sorotan publik.

"Saya melihat ada gerakan salam 4 jari yang kira-kira surut sebelum berkembang. Nah ini menandakan apa? Ini menandakan bahwasanya ini hanya mainan segelintir orang," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (7/2).


Kang Tamil merasa, propaganda politik tersebut tidak diorder oleh pasangan Capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, maupun orderan dari Capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Tapi bisa jadi ini adalah kerjaan-kerjaan oknum-oknum tertentu yang memiliki afiliasi politik selain ke Paslon 2," terang Kang Tamil.

Menurut dosen di Universitas Dian Nusantara ini, gerakan salam 4 jari hanya gerakan simbolis propaganda. Mengingat, gerakan tersebut tidak memiliki basis elektoral, basis suara, maupun basis massa.

"Saya lihat tidak ada efek sama sekali di masyarakat. Justru mainan 4 jari itu diumumkan menandakan bahwa gelombang kemenangan paslon 2 itu tidak terbendung," pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya