Berita

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar/RMOLJateng

Politik

Kampanye di Soloraya, Cak Imin Tegaskan Harus Ada Perubahan Kesejahteraan Petani

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 05:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar, kembali menegaskan soal kesejahteraan petani saat berkampanye  di wilayah Soloraya. Hal ini disampaikan sosok yang karib disapa Cak Imin itu saat menyapa warga Solo dan Sukoharjo, di Graha Sejahtera Cemani Sukoharjo, Senin (5/2).

Bersama massa dari Relawan Kuning Ijo Biru (KIB), Cak Imin hadir didampingi anggota Dewan Pakar Tim Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas Amin) Refly Harun, Saut Situmorang, Prof Anwar Sanusi, Sirojudin Wahab, dan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Eva Yuliana, juga Mohamad Toha dari PKB.

Dalam orasinya, Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan isu terkait kesejahteraan petani di Jawa Tengah yang selama ini mengalami kelangkaan pupuk.


"Pembelaan terhadap isu tentang kesejahteraan petani ini yang disebut kepedulian kepada rakyat atau wong cilik. Keadaan seperti ini sudah 10 tahun dikeluhkan, harus ada perubahan," tegas Cak Imin, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Dia menjelaskan, dalam perubahan pihaknya yakin betul bisa menuruti kemauan rakyat. Bukan kemauan elite ataupun paslon atau partai.

"Rakyat Jawa Tengah pasti ingin nasibnya berubah, tidak dalam kondisi sulit," jelasnya.

Di situlah dia yakin perubahan ini diterima oleh masyarakat Jateng dan pihaknya sudah tahu bahwa kemauan rakyat yang terdalam itu adalah perubahan.

"Karena itu saya optimistis di kandang banteng Jawa Tengah ini yang tentu sangat kuat 03 dan 02, kita masih akan terus membuktikan, kitalah yang akan merebut hati rakyat itu," tandasnya.

Sementara itu, relawan KIB juga melakukan konsolidasi jaringan dan sumber daya TPES 50 atau Team Pekerja Elektoral Sistem, yang akan mengamankan dan mengumpulkan suara di masing-masing TPS.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya