Berita

Sesi tanya jawab Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo, dalam acara debat terakhir yang diselenggarakan KPU RI semalam, di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/2)/Rep

Politik

Prabowo Punya Solusi Lebih Jelas ketimbang Ganjar

SENIN, 05 FEBRUARI 2024 | 10:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penampilan Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dalam debat terakhir capres, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (4/2), dinilai mempunyai solusi yang jelas atas permasalahan yang dialami masyarakat.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos membandingkan penampilan Prabowo dengan Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo.

Biran menilai, visi, misi, dan program Prabowo yang mengedepankan pembangunan sumber daya manusia (SDM) ketimbang pengadaan internet gratis yang ditawarkan Ganjar, mampu meyakinkan pemilih untuk mencoblosnya pada 14 Februari 2024.


"Ganjar tidak fokus meyakinkan publik tentang bagaimana brilian dan jeniusnya gagasan, visi, misi dan program mereka dibanding Prabowo-Gibran," ujar Biran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/2).

Biran menjelaskan, Ganjar tidak dapat meyakinkan publik tentang bagaimana mewujudkan program-program yang disusun apabila menjadi presiden kedelapan RI.

"Sebaliknya Prabowo tampil sangat konsisten dengan tagline keberlanjutan dan penyempurnaan, visi, misi dan program strategisnya," kata Biran.

Lebih lanjut, Biran menganggap Prabowo mampu merangkum semua program strategis yang akan dilakukannya jika terpilih nanti, baik di bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, teknologi, maupun inklusi.

"Debat kelima dimanfaatkan betul oleh Prabowo untuk mengkover semua isi debat mulai dari debat pertama, ketiga maupun kelima. Bahwa dia fokus pada solusi, dan political will atau kehendak politik," demikian Biran.



Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya