Berita

Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Kutip Pernyataan Jokowi 2019, Ganjar Ingatkan Masyarakat Soal Rekam Jejak

SENIN, 05 FEBRUARI 2024 | 05:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2019 lalu, yang mengajak untuk tidak memilih calon yang punya rekam jejak diktator dan pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Ganjar menyatakan sependapat dengan pernyataan Jokowi dalam debat capres Pemilu 2019 itu.

Hal itu dikatakan Ganjar dalam closing statement-nya di Debat Kelima Pilpres 2024 yang digelar KPU RI di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu malam (4/2).


“Lima tahun yang lalu dalam debat capres 2019, saya tim kampanye Joko Widodo. Beliau menyampaikan dan kita diingatkan untuk tidak memilih calon yang punya potongan diktator dan otoriter, dan yang punya rekam jejak pelanggar HAM, melakukan kekerasan, yang punya rekam jejak masalah korupsi. Saya sangat setuju dengan apa yang beliau sampaikan,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, seluruh rakyat Indonesia sudah seharusnya memegang prinsip tersebut dalam memilih calon pemimpin nasional.  

“Agar kriteria ini menjadi pegangan kita semua dalam memilih pemimpin,” demikian Ganjar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya