Berita

Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, saat memberikan closing statement, dalam Debat Kelima Pilpres 2024, Minggu (4/2)/Repro

Politik

Prabowo Berkomitmen Perangi Kemiskinan dan Kelaparan di Indonesia

SENIN, 05 FEBRUARI 2024 | 01:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kelaparan dan kemiskinan menjadi dua hal yang akan dientaskan Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, ketika terpilih pada Pilpres 2024.

Selain itu, Prabowo juga akan mengupayakan perdamaian di dalam negeri.

“Kami bertekad menghilangkan kelaparan dan kemiskinan di Indonesia, kami berjuang untuk menghilangkan korupsi, kami berjuang untuk menciptakan perdamaian indonesia,” kata Prabowo saat menyampaikan closing statement pada Debat Kelima Pilpres 2024, yang digelar KPU RI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (4/2).


Selama ini, sambung Prabowo, kemiskinan dan kelaparan merupakan salah satu musuh utama rakyat. Untuk itu, ia berkomitmen untuk membangun bangsa yang adil makmur untuk semua melalui penghapusan kemiskinan.

“Manakala Prabowo-Gibran atas izin Tuhan menerima mandat rakyat, saya akan menjadi presiden bagi rakyat indonesia, kepada seluruh rakyat indonesia, termasuk yang tidak memilih dan tidak percaya dengan saya,” sambung Prabowo.

Di akhir pernyataannya, Capres Nomor Urut 2 itu mengucapkan terimakasih kepada para jajaran mantan pemimpin Indonesia.

“Kami berterima kasih kepada semua pemimpin-pemimpin Indonesia, semua Presiden Indonesia, Bung Karno, Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur, Bu Mega, Pak SBY, serta Pak Jokowi,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya