Berita

Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan dalam debat terakhir capres, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/2)/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Ini Tawaran Anies Majukan Sektor Kebudayaan

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 22:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pembangunan kebudayaan di Indonesia oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat kritik dari Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan.

Anies menyampaikan itu di dalam acara debat terakhir capres, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/2).

"Kekayaan Indonesia adalah justru ada pada kebudayaannya. Dan kebudayaan itu bukan satu sektor pembangunan, tapi justru seluruh kegiatan pembangunan ini tujuannya adalah membangun kebudayaan," ujar Anies.


Dia menjelaskan, tujuan dari seluruh sektor pembangunan adalah membangun kebudayaan. Karena itu, yang harus dikerjakan pemerintah adalah menciptakan ekosistem yang sehat, sehingga budayawan bisa memunculkan ekspresinya

"Dan budaya itu bukan hanya dirawat. Kalau dirawat, seakan dia warisan masa lalu saja. Budaya itu harus dikembangkan, sehingga terus menerus berkembang," tuturnya.

Oleh karena itu, Anies berencana mengubah nomenklatur kementerian yang bertugas mengembangkan kebudayaan Indonesia, supaya tujuan pembangunan bisa mengembangkan budaya hidup masyarakat Indonesia.

"Kami melihat perlu dibentuk, dan kami berencana, Kementerian Kebudayaan yang nantinya akan menjadi penyalur sumber daya dari negara untuk diberikan kepada kalangan budayawan," jelasnya.

"Itu agar mereka tumbuh berkembang membangun karya-karya kebudayaan yang luar biasa di Indonesia," demikian Anies menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya