Berita

Kebersamaan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Ahok Cerita Disebut Goblok karena Ikut Megawati: Ngapain Ikut Nenek-nenek?

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 17:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usai mundur dari jabatan sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menemui pendukung yang dikenal dengan sebutan Ahokers, di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/2).

Di hadapan pendukung, Ahok membeberkan salah satu alasan mundur sebagai Komut Pertamina, karena ingin ikut berjuang memenangkan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar-Mahfud.

"Saya perlu cerita, begini... orang bilang saya ini goblok ikut Megawati. Ngapain ikut nenek-nenek. Menurut mereka, kalau mau ikut, ikut pemenang dong, ikut presiden dong, berkuasa to," kata Ahok.


Meski begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, dirinya mempunyai prinsip untuk selalu berdiri di atas kebenaran.

"Kalau tidak berdiri atas kebenaran, keadilan, kejujuran dan perikemanusiaan, tidak patut disebut Ahokers," tandasnya.

Dia pun mengaku sempat ditahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk tidak mundur dari Pertamina.

Namun dia memastikan bahwa selama menjabat sebagai komisaris utama perusahaan plat merah itu telah bekerja maksimal, di antaranya berusaha mengoptimalkan biaya, termasuk penghematan, meningkatkan penghasilan, serta menghindari kerugian.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya