Berita

Deklarasi Pemilu Damai dan Aman dari Forum Rektor Indonesia di Makassar, Sabtu (3/2)/Ist

Politik

Forum Rektor Indonesia Serukan Pemilu Damai dan Tolak Pecah Belah

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 01:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Forum Rektor Indonesia menyerukan pelaksanaan Pemilu 2024 yang aman dan damai pada suatu deklarasi di Makassar, Sabtu (3/2).

Salah satu pengurus Forum Rektor Indonesia yang membacakan deklarasi pemilu damai tersebut adalah Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr. Ir. Jamaluddin Jompa.

Dalam kesempatan itu, Prof. Jompa mengajak segenap komponen bangsa untuk menyukseskan Pemilu 2024 yang aman dan damai.


“Kami menolak segala bentuk upaya provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan serta tindakan yang mencederai pesta demokrasi,” kata Prof. Jompa dalam keterangannya.

Dia pun mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menangkal berita hoax dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya Pemilu 2024. Selain itu, dia juga menyerukan agar rakyat menggunakan hak pilihnya dan jangan golput.

“Warga  negara yang mempunyai hak pilih agar gunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani dan tidak golput kita harus menghargai perbedaan pilihan setiap orang,” imbuhnya.

“Kampus bukan tempat memecah belah, sebaliknya kampus menjaga kondusifitas dan turut memberikan edukasi kepada komponen bangsa demi terciptanya pemilu yang jujur adil, aman dan damai,” pungkas dia.

Kegiatan Forum Rektor Indonesia dihadiri oleh kurang lebih 140 pengurus dan anggota.

Para pengurus Forum Rektor Indonesia membacakan Deklarasi Pemilu Damai yang telah menjadi kesepakatan dalam rapat.

Nama-nama pengurus yang membacakan deklarasi, di antaranya:


1. Rektor Universitas Negeri Surabaya (UNES)/Ketua Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes;
2. Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr. Ir. Jamaluddin Jompa;
3. Rektor Universitas Negeri Mataram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo;
4. Rektor Universitas Negeri Jakarta Prof. Dr. Komarudin, M.Si.
5. Rektor Universitas Terbuka Prof. Dr. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D;
6. Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof. Dr. H. Mudzakkir Ali, MA;
7. Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E. M.B.A;
8. Rektor Universitas Lambung Mangkurat Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si;
9. Rektor Universitas Borneo Prof. Dr. Adri Patton, M.Si;
10. Rektor Politeknik Negeri Media Kreatif Dr. Tipri Rose Kartika;
11. Rektor Universitas Negeri Gorontalo Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd;
12. Rektor Universitas Balikpapan (Dr. Ir. M. Isradi Zainal, M.T., M.H., M.M., DESS- ., M.K.K.K., IPU.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya