Berita

Acara Pesta Rakyat Sahabat Bang Ara, di Kupang, Nusa Tenggara Timur, JumatĀ (2/2)/Ist

Politik

Target Satu Putaran, Sahabat Ara Ikut Menangkan Prabowo-Gibran di NTT

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 15:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Target satu putaran pemilihan presiden (Pilpres) 2024, terus dikejar tim kampanye serta simpatisan pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Salah satu kelompok simpatisan Prabowo-Gibran yang mengerjakan target itu ialah Sahabat Maruarar Sirait atau yang kerap disapa Ara. Di mana, baru-baru ini mengunjungi wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perwakilan Sahabat Bang Ara, Sahat Martin Philip Sinurat menjelaskan, masyarakat di NTT telah diramaikan acara Pesta Rakyat Sahabat Bang Ara Sirait, di Lapangan Ampupu, Desa Oelbiteno, Kupang, pada Jumat kemarin (2/2).


"Bang Maruarar Sirait melalui jaringannya di berbagai daerah terus bergerak agar target kita untuk memenangkan Prabowo-Gibran sekali putaran," ujar Sahat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/2).

Dia mengklaim, masyarakat NTT di Kupang punya kecenderungan besar memilih pasangan Prabowo-Gibran pada hari pencoblosan 14 Februari 2024.

Karena itu, Sahat mengungkapkan latar belakang acara pesta rakyat yang digelar Sahabat Bang Ara sebagai simbol kepedulian dan keberpihakan Prabowo-Gibran kepada masyarakat.      

"Respons masyarakat sangat luar biasa, dan warga yang hadir mencapai 3000 orang peserta. Ini adalah bukti rakyat NTT sangat mencintai Presiden Jokowi, yang kepemimpinannya kami yakini akan dilanjutkan oleh Bapak Prabowo dan Mas Gibran," tuturnya.

"Kami menyampaikan kepada masyarakat bahwa Prabowo-Gibran berkomitmen untuk melanjutkan kebijakan Jokowi, terkhusus program untuk masyarakat desa," tambah Sahat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya