Berita

IMF/Net

Dunia

IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi India Paling Tinggi di Tahun 2024

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 15:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

India diprediksi menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi dan paling cepat di antara negara-negara besar lainnya.

Hal itu diungkap oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporan World Economic Outlook Update, seperti dikutip dari ANI News pada Sabtu (3/2).

Berdasarkan laporan IMF, India akan memiliki pertumbuhan pesat sebesar 6,5 persen pada tahun 2024.


Sementara negara lain seperti Amerika Serikat hanya tumbuh  sebesar 2,1 persen, Jerman 0,5 persen, Perancis 1 persen, Jepang 0,9 persen, dan China 4,6 persen.

Sementara Kementerian Keuangan India, memprediksikan pertumbuhan ekonomi nasional dapat mendekati angka 7 persen pada tahun keuangan 2024-25 yang dimulai pada bulan April ini.

"Perekonomian India Kemungkinan Tumbuh 7 persen pada Tahun Anggaran 2024–25 Berikutnya," bunyi laporan Kemenkeu India.

India optimis dapat terus bertahan di angka 7 persen karena kuatnya produksi dalam negeri, konsumsi swasta dan investasi asing yang masuk.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya