Berita

Gibran Rakabuming Raka ketika menemui para pelaku UMKM di Koma Junkyard, Jalan Bambu Runcing, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/2)/Ist

Politik

Kota Besar Belum Penuhi RTH, Gibran: IKN Akan jadi Kota dalam Hutan

JUMAT, 02 FEBRUARI 2024 | 19:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah kota besar di Indonesia dikatakan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka belum bisa mencukupi ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH).

Gibran mengatakan, lahan di Indonesia mayoritas telah menjadi hunian warga. Sehingga tidak cukup untuk memenuhi RTH.

"Kayak Solo juga belum sebenarnya, karena 90 persen sekarang tanahnya udah jadi hunian," ucap Gibran yang juga Walikota Solo ketika menemui para pelaku UMKM di Koma Junkyard, Jalan Bambu Runcing, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/2).


Oleh sebab itu, ke depan Gibran bakal membuat konsep untuk Ibukota Nusantara (IKN) dengan memaksimalkan ruang terbuka hijau.

"Ini memang jadi konsen ke depan sih. Itulah kenapa kemarin waktu perencanaan IKN ya IKN kan jadi kota dalam hutan, memang ke depan penting sekali yang namanya ruang terbuka hijau," katanya.

Menurutnya, jika RTH tidak cukup di sejumlah kota besar maka bencana alam seperti banjir akan terjadi.

"Kalau enggak kotanya jadi bangunan beton semua, dan pasti akan menimbulkan masalah-masalah baru, seperti banjir, polusi, dan lain-lain," katanya.

Masih kata Gibran, RTH memang diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam, maka dari itu Gibran akan memberdayakan anak muda untuk membuat urban farming di lahan yang terbatas.

"Kalau kota-kota yang sudah sudah terlanjur bangunan fisiknya banyak, memang perlu yang namanya ada urban farming, segala macam," demikian Gibran.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya