Berita

Ilustrasi/Net

Hiburan

Masalah Lisensi, TikTok Terancam Kehilangan Izin Putar Lagu Artis Universal Music

JUMAT, 02 FEBRUARI 2024 | 16:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aplikasi berbagi video pendek asal China, TikTok, terancam kehilangan izin menggunakan musik dari ribuan artis Universal Music Group NV (UMG) menyusul buntunya pembicaraan untuk memperpanjang kesepakatan lisensi.

UMG, salah satu penerbit musik dominan di dunia, mengeluarkan surat terbuka pada Selasa (30/1), isinya mengecam TikTok karena menawarkan persyaratan yang tidak adil dan mengancam mata pencaharian para artis dengan penggunaan kecerdasan buatan.  

Platform video sosial milik ByteDance tersebut menanggapinya dengan balik menuduh UMG mendahulukan keserakahan di atas kepentingan artis dan penulis lagu.


Bloomberg melaporkan, persyaratan yang ada antara UMG yang mencakup penyayi Taylor Swift dan Drake di antara artis yang menandatangani kontrak dengan labelnya serta TikTok akan berakhir pada Rabu (31/1) dan, jika tidak ada perjanjian baru, UMG dapat menarik konten artisnya dari platform.  

"Meskipun TikTok hanya menyumbang 1 persen dari penjualan UMG, tawaran pembaruannya lebih kecil dari kesepakatan sebelumnya, jauh di bawah nilai pasar wajar dan tidak mencerminkan pertumbuhan eksponensial mereka,” kata UMG.

Sementara itu TikTok membela diri dengan mengatakan bahwa Universal telah menggunakan aplikasinya sebagai sarana untuk promosi gratis.

“Meskipun ada narasi dan retorika palsu dari Universal, faktanya adalah mereka memilih untuk meninggalkan dukungan kuat dari platform dengan lebih dari satu miliar pengguna yang berfungsi sebagai sarana promosi dan penemuan gratis untuk bakat mereka,” kata TikTok dalam sebuah pernyataan.

Penerapan alat kecerdasan buatan oleh TikTok untuk menghasilkan konten, termasuk Asisten Kreatifnya sendiri, merupakan ancaman besar terhadap hak-hak seniman, menurut UMG.  

"Platform sosial tersebut telah menuntut hak kontrak yang memungkinkan konten ini secara besar-besaran mengurangi jumlah royalti bagi seniman manusia, dalam sebuah langkah yang tidak lain adalah mensponsori penggantian artis oleh AI," kata UMG.

“Sulit untuk memperkirakan apakah negosiasi dapat diselamatkan,” tulis analis Citi dalam sebuah catatan setelah bursa saham perusahaan tersebut.  

“Secara strategis, kami pikir ini adalah sikap yang tepat untuk diambil oleh UMG: yang terbaik adalah memberikan persyaratan yang lebih baik, dan yang terburuk adalah sinyal kuat bahwa mereka melindungi kepentingan seniman," ujarnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya