Berita

Jumpa pers Dewan Guru Besar Universitas Indonesia di Rotunda Rektorat UI, Beji, Depok, Jawa Barat, Jumat siang (2/2)/RMOL

Politik

Dewan Guru Besar UI Kecewa, Demokrasi Terkoyak Intervensi Penguasa

JUMAT, 02 FEBRUARI 2024 | 13:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) mengaku kecewa atas intervensi penguasa terhadap aparatur negara.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Guru Besar UI, Prof. Harkristuti Harkrisnowo bersama sekitar 30 guru besar UI, di Rotunda Rektorat UI, Beji, Depok, Jawa Barat, Jumat siang (2/2).

"Lima tahun terakhir, utamanya menjelang Pemilu 2024, kami kembali terpanggil untuk  menabuh genderang, membangkitkan asa dan memulihkan demokrasi negeri yang terkoyak," ujar Hakristuti.

"Negeri kami nampak kehilangan kemudi akibat kecurangan dalam perebutan kuasa, nihil etika, menggerus keluhuran budaya serta kesejatian bangsa," sambungnya.

Harkristuti menjelaskan, keprihatinan yang muncul dari civitas akademika UI disebabkan hancurnya tatanan hukum dan demokrasi, hilangnya etika bernegara dan bermasyarakat, serta perilaku koruptif dan nepotisme elite negara.

"Ini telah menghancurkan kemanusiaan, dan merampas akses keadilan kelompok miskin terhadap hak pendidikan, kesehatan, layanan publik, dan berbagai kelayakan hidup," urainya.

Selain itu, sifat serakah penguasa dengan mengatasnamakan pembangunan sangat nampak, karena yang dilakukan tidak dilandasi naskah akademik berbasis data, sehingga berakibat pada eksploitasi sumber daya alam (SDA) yang diluar batas kewajaran.

"Mereka lupa bahwa di dalam hutan, di pinggir sungai, danau dan pantai, ada orang-orang, flora dan fauna, dan keberlangsungan kebudayaan masyarakat adat, bangsa kita," kata Harkristuti.

Berdasarkan ruh kebebasan akademik, Dewan Guru Besar UI menyampaikan empat poin pernyataan sikap untuk mengawal pelaksanaan Pemilu 2024 berlangsung jujur, adil, dan bermartabat.

"Kami mengutuk segala bentuk tindakan yang menindas kebebasan berekspresi. Menuntut hak pilih rakyat dalam pemilu dapat dijalankan tanpa intimidasi dan ketakutan. Menuntut agar semua ASN, pejabat pemerintah, TNI dan Polri dibebaskan dari paksaan untuk memenangkan salah satu paslon," kata Harkristuti.

"Menyerukan agar semua perguruan tinggi di seluruh Tanah Air mengawasi dan mengawal secara ketat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di wilayah masing-masing," demikian Harkristuti menutup pernyataan sikap Dewan Guru Besar UI.



Populer

Warisan Hakim MK sebagai Kado Idulfitri

Senin, 08 April 2024 | 13:42

Sekjen Hasto Telanjangi Ketidakberdayaan PDIP Hadapi Jokowi

Sabtu, 06 April 2024 | 14:40

Megawati Peringatkan Bakal Terjadi Guncangan Politik Setelah Jokowi Jadi Malin Kundang

Kamis, 11 April 2024 | 18:23

Pemberontak Menang, Pasukan Junta Ngacir Keluar Perbatasan Myawaddy

Kamis, 11 April 2024 | 19:15

MK Heran Hasyim Asyari Tidak Dipecat Meski Langgar Etik Berkali-Kali

Jumat, 05 April 2024 | 18:10

Menag Klaim Jemaah Salat Id di Istiqlal Tahun Ini Pecahkan Rekor karena Jokowi

Rabu, 10 April 2024 | 10:30

Kata Yusril, Refly Harun Kurang Canggih

Sabtu, 06 April 2024 | 21:24

UPDATE

16 Ribu Kendaraan Pemudik Kurang Saldo E-Toll Saat Melintas di GT Kalikangkung

Sabtu, 13 April 2024 | 17:40

One Way Berlaku, Kakorlantas Wanti-Wanti Pemudik Jaga Stamina

Sabtu, 13 April 2024 | 17:12

Israel Batasi Akses Masuk Barang Bantuan ke Jalur Gaza

Sabtu, 13 April 2024 | 17:03

Batalkan NIK dan SK P3K D4 Bidan Pendidik, Jokowi Didesak Copot Menkes Budi

Sabtu, 13 April 2024 | 16:27

Jokowi Diyakini Sudah Menancapkan Kekuatan di Militer

Sabtu, 13 April 2024 | 16:23

Aktivis Protes Pembatalan NIK dan SK P3K D4 Bidan Pendidik

Sabtu, 13 April 2024 | 16:16

Kendaraan Bulan Buatan Toyota Siap Gabung Proyek Artemis NASA

Sabtu, 13 April 2024 | 15:48

KAI Catat 46 Ribu Lebih Pemudik Tiba di Jakarta Hari Ini

Sabtu, 13 April 2024 | 15:41

Kelompok Militan Pakistan Kembali Luncurkan Serangan, 11 Orang Tewas

Sabtu, 13 April 2024 | 15:36

Pemudik Sumatera-Jawa Bisa Pakai Jalur Alternatif Lintas Panjang-Pelabuhan Ciwandan

Sabtu, 13 April 2024 | 15:21

Selengkapnya