Berita

Istri Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti mendampingi Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo meresmikan dua Pusat Kesehatan Pesantren (Puskestren) Partai Perindo di Kabupaten Cirebon/Ist

Politik

Ganjar-Mahfud Support Perindo Bangun Puskestren

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 12:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Istri Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti mengapresiasi Partai Perindo yang membangun dua Pusat Kesehatan Pesantren (Puskestren) Partai Perindo di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Dua Puskestren tersebut berlokasi di kawasan Pondok Pesantren (Ponpes) KHAS Kempek, Kecamatan Gempol dan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Ponpes Buntet, Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Fasilitas kesehatan itu juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, siswa, dan warga pesantren lainnya, sehingga pertolongan pertama kesehatan itu bisa langsung tertangani dengan cepat.


"Saya sangat mengapresiasi. Tentu ini sangat sejalan dengan programnya Ganjar-Mahfud. Di mana fasilitas kesehatan itu harus benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Atikoh saat mendampingi Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo meresmikan dua Pusat Kesehatan Pesantren (Puskestren) Partai Perindo.

Menurutnya, menjaga kesehatan harus dilakukan sejak dari dalam kandungan dan harus disosialisasikan program pencegahan stunting sejak anak-anak usia remaja.

"Dari sisi mental, kesehatan mental juga sangat penting agar mereka itu bisa bahagia. Bisa belajar dengan konsentrasi dan bagaimana berempati dengan teman-teman," kata Atikoh dalam keterangannya, Kamis (1/2).

Sementara Pengasuh Ponpes Buntet KH Moh Farid MZ mengungkapkan,  diresmikanya Puskestren ini untuk membantu pelayanan kepada masyarakat sekitar.

“Keberadaan Puskestren ini sifatnya permanen, tidak hanya sebelum pemilu saja, tapi usai pemilu ini selesai, Puskestren ini akan terus beroperasi,“ kata Kiai Fariz.




Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya