Berita

Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto makan bakso di Magelang/Istimewa

Politik

Makan Bakso Bareng di Magelang, Jokowi Ingin Dongkrak Elektabilitas Prabowo-Gibran di Jateng

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 20:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Acara makan bakso bersama antara Presiden Joko Widodo dan Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, di Magelang, Jawa Tengah, merupakan sebuah sinyal, bahwa Jokowi ingin mengerek elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Tengah.

Sebab, Jawa Tengah dikenal sebagai "Kandang Banteng" alias basis massa PDI Perjuangan yang merupakan partai pengusung pasangan Capres-cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, makan bakso bareng Prabowo di Magelang itu mempertegas arah dukungan Jokowi dalam Pilpres 2024 ini.


“Pertemuan ini ingin memberi pesan tebal bahwa Jokowi dukung penuh Prabowo. Tentu ini dilakukan sebagai upaya untuk terus meningkatkan elektabilitas Prabowo-Gibran menuju menang satu putaran pilpres,” ujar Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (30/1).

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah ini menambahkan, pada pertemuan itu juga ada pesan bahwa kedua pejabat tinggi pemerintah ingin membuat masyarakat yang puas dengan kinerja pemerintahan tak perlu ragu lagi untuk memilih Prabowo-Gibran.

Oleh karena itu, tak heran Jokowi semakin sering bertemu Prabowo. Hal itu juga untuk meyakinkan masyarakat bahwa Jokowi mendukung penuh Prabowo.

“Karenanya, pertemuan Jokowi dan Prabowo yang makin intens untuk meyakinkan pemilih yang puas terhadap kinerja Jokowi segera menentukan pilihan politiknya dengan dukung paslon (Prabowo-Gibran),” tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya