Berita

Seniman monolog, Butet Kartaredjasa/Repro

Politik

Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi Selalu Buntuti Kampanye Ganjar Pranowo

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 10:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seniman monolog Butet Kartaredjasa menyindir Presiden Joko Widodo yang selalu mengikuti kegiatan Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo di berbagai wilayah di Indonesia.

Hal itu disampaikan Butet dalam acara kampanye terbuka bertajuk "Hajatan Rakyat" untuk pemenangan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Alun-alun Wates Kulonprogo, Yogyakarta, Minggu (28/1).

"Banteng-banteng ketaton, Banteng-banteng yang dilukai, siapa yang melukai? Jokowi!" kata Butet seperti diunggah di kanal YouTube Sakarepisme Official berjudul "Sindiran Pedas Butet Kartaredjasa untuk Jokowi Lewat Pantun di Kampanye Ganjar", Senin (29/1).


Menurut Butet, setiap Ganjar datang ke suatu wilayah, lalu ada yang mengikutinya. Seperti ketika Ganjar akan datang ke Alun-alun Kulonprogo, Yogyakarta. Di mana, Presiden Jokowi juga datang ke Yogyakarta pada Sabtu (27/1).

"Setiap Mas Ganjar datang, lalu ada yang ngintili. Hari ini Mas Ganjar akan datang menemui kita, kemarin sudah ada yang ngintili. Padahal si tukang ngintil kowe opo jenenge? Wedhus iku isone kudune mung di tongseng. Wedhus kok mendukung paslon. Kabeh banteng. Banteng hari ini ketaton!" pungkas Butet Kartaredjasa.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya