Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan diterima ekonom senior Prof. Emil Salim di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Minggu malam (28/1)/Ist

Politik

Timnas Amin: Pertemuan Emil Salim-Anies Dorong Semangat Pilpres Demokratis dan Jurdil

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 12:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan menyambangi kediaman ekonom senior Prof. Emil Salim di kawasan Jakarta Selatan, pada Minggu malam (28/1).

Co-Kapten Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas Amin), Sudirman Said, yang ikut mendampingi Anies malam tadi berharap pertemuan ini mendorong semangat etika berpolitik.

"Kami berharap pertemuan Pak Anies dan Prof. Emil Salim dapat mendorong semangat seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan Pilpres yang demokratis, jujur, adil, dan bermartabat," ujar Sudirman lewat keterangan resminya, Senin (29/1).


Menurut Sudirman, perkembangan demokrasi di Indonesia dipantau oleh dunia karena posisi penting bangsa ini sebagai penduduk muslim terbesar di dunia.

Mantan Menteri ESDM itu menilai, pemikiran dan pengalaman Emil sangat diperlukan dalam membangun bangsa Indonesia ke depan.

Wejangan Menteri Lingkungan Hidup era Presiden Soeharto itu, menurut Sudirman, sangat berarti bagi Anies jika terpilih sebagai Presiden RI ke-8. Nasihatnya dipastikan sejalan dengan cita-cita pendiri bangsa.

"Pak Anies sangat menghormati ketokohan, pemikiran, dan kepakaran Prof. Emil baik di bidang ekonomi maupun lingkungan hidup. Tentu diskusi tentang kebangsaan dan etika berpolitik Prof. Emil dan Pak Anies ini sangat bermanfaat untuk Indonesia ke depan," pungkas Sudirman.

Dalam diskusi tadi malam, Emil Salim membagikan pengalamannya selama mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai menteri.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya