Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan (kanan) diterima ekonom senior Prof. Emil Salim (kiri) di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Minggu malam (28/1)/Ist

Politik

Masalah Ketimpangan jadi Tema Diskusi Anies Baswedan dan Emil Salim

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 05:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masalah ketimpangan sosial antara penduduk di Pulau Jawa dan luar Jawa masih terjadi hingga kini. Masalah itu menjadi topik pembahasan diskusi antara Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan dengan ekonom senior Prof. Emil Salim.

Pada Minggu malam (28/1), Anies diterima di kediaman Prof.Emil di kawasan Jakarta Selatan. Keduanya lantas membahas masalah-masalah krusial di negeri ini, salah satunya isu ketimpangan.

“Beliau (Emil Salim) banyak bicara bagaimana memajukan tempat-tempat yang tertinggal dan temen teman sering dengar saya bicara tentang indeks pembangunan manusia yang timpang antara Jawa dan luar Jawa, dan itu juga yang jadi perhatian beliau,” ujar Anies usai bertemu Prof. Emil.


Capres yang diusung Koalisi Perubahan itu sangat mengagumi Menteri Lingkungan Hidup era Presiden Soeharto tersebut.

Anies mengaku banyak mendapat wejangan dan pelajaran berharga dari tokoh senior tersebut.
 
“Soal bagaimana bonus demografi, bagaimana krisis ekologi, bagaimana daerah yang tertinggal, bagaimana ketimpangan- ketimpangan bisa diselesaikan. Jadi itu temanya,” jelas Anies.

Anies menceritakan pertemuan pertama dengan Prof. Emil di penghujung tahun 1980-an. Kala itu Anies masih kelas 3 SMA, sementara Prof. Emil sudah malang melintang dalam kabinet pembangunan.

Sejak itu, Anies sangat mengagumi pria kelahiran 8 Juni 1930 tersebut dan menjadi sumber inspirasinya.

“Beliau Sangat kaya dengan nuansa intelektualitas. Ini temen-temen kalo ada di situ kagum pasti, saya pun kagum,” tandasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya