Berita

Atikoh Ganjar di Tambak Rejo, Jombang, Jawa Timur, Minggu malam (28/1)/Ist

Politik

Disambangi Atikoh, Ulama Jombang Doakan Kemenangan Ganjar-Mahfud

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 00:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD didoakan seorang pemuka agama dari Kabupaten Jombang H Abu Bakar Ashidiq bisa terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

Abu Bakar melayangkan dukungan itu saat berpidato di acara silaturahmi antara santriwan dan santriwati di sebuah kawasan, Tambak Rejo, Jombang, Jawa Timur, Minggu malam (28/1).

Atikoh Ganjar menjadi tokoh yang hadir dalam acara silaturahmi tersebut.


"Saya mewakili dari santriwan dan santriwati selalu memberikan doa kepada Bapak Ganjar Pranowo dan Prof Mahfud yang mencalonkan sebagai Presiden RI yang tentunya kita memberikan doa, mengharapkan beliau (Ganjar-Mahfud, red) nanti akan terpilih," kata Abu Bakar dalam pidatonya.

Abu Bakar mengatakan Ganjar-Mahfud sosok yang tepat untuk mengayomi seluruh rakyat Indonesia setelah menjadi Presiden dan Wapres RI.

"Jadi, bisa mengayomi keluarga masyarakat dan tidak ketinggalan mengayomi kami yang di desa ini," tegasnya.

Sementara itu, Atikoh dalam sambutannya mengingatkan momen pencoblosan pilpres 2024 pada 14 Februari sebuah peristiwa penting.

"14 Februari itu, meskipun cuma satu hari, itu akan menentukan perjalanan bangsa negara Indonesia lima tahun ke depan," kata alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Atikoh mengatakan rakyat sebaiknya memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak calon dan cara kandidat membangun relasi dengan rakyat.

"Dalam memimpin, seorang pemimpin tentu diperlukan kita mengetahui track record, rekam jejaknya, bagaimana hubungan dengan masyarakat, dengan Yang Maha Kuasa dan bagaimana selama ini riwayat-riwayat perjalanannya, karena riwayat-riwayat itu, sejarah itu pasti yang membentuk seseorang dalam berkehidupan, dalam beretika, dalam bermasyarakat," pungkas istri capres berambut putih tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya