Berita

Siti Atikoh Suprianti silaturahmi dengan santri dan pengurus Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu malam (28/1)/RMOL

Politik

Di Tambakberas, Atikoh Disambut Putri Pendiri NU

MINGGU, 28 JANUARI 2024 | 23:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Istri Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti, silaturahmi dengan santri dan pengurus Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu malam (28/1).

Kehadiran Atikoh dan rombongan disambut hangat pengasuh Ponpes Bahrul Ulum, Nyai Mundjidah Wahab, asatidz hingga santri. Nyai Mundjidah Wahab merupakan putri pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Wahab Chasbullah.

Lantunan Sholawat Nabi dan iringan rebana dibunyikan, menyambut kedatangan ibunda Muhammad Zinedine Alam Ganjar itu.


Dalam sambutannya, Atikoh mengucapkan terima kasih kepada pengurus Ponpes Bahrul Ulum beserta ibu-ibu Muslimat NU, serta santriwati yang telah menyambut dengan penuh kehangatan.

Selanjutnya dia menceritakan alasan keliling Jawa Timur, mulai dari Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo, Blitar, Malang, hingga Jombang. Selain silaturahmi juga mendengar langsung keluhan yang dirasakan masyarakat.

"Saya sangat mencintai Indonesia. Saya ingin banyak silaturahmi dengan seluruh warga masyarakat sehingga saya bisa mendapatkan banyak masukan, saya banyak berguru yang mendapatkan banyak sekali ilmu, masukan-masukan," katanya.

Dia juga mengingatkan, pencoblosan tinggal hitungan hari. Sebab itu dia mengajak seluruh ibu-ibu dan santriwati yang telah memiliki hak pilih untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

Menurutnya, 14 Februari 2024 menjadi hari yang menentukan perjalanan bangsa dan negara 5 tahun ke depan.

"Track record dari calon-calon itu perlu sekali untuk diketahui, apa yang selama ini sudah diperbuat untuk bangsa dan negara, untuk umat, dan apa program-program yang benar-benar real dan bermanfaat untuk masyarakat, sehingga 5 tahun ke depan negara ini ada di tangan yang benar-benar amanah," tutur Atikoh.

Sementara itu Nyai Mundjidah Wahab menyampaikan terima kasih telah dikunjungi Atikoh dan rombongan. Menurut dia, kehadiran Atikoh menjadi penyemangat menghadapi pencoblosan 14 Februari mendatang.

"Selamat datang di Tambakberas. Semoga berkenan anak-anakku mendoakan, ibu-ibu Muslimat ada istighosah, tahlil, sholawat. Silaturahmi ini menjadi barokah. Menambah semangat dan motivasi kita semua menuju 14 Februari," tutup Nyai Mundjidah Wahab.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya