Berita

Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan, saat kampanye akbar bertajuk 'Saatnya Menang untuk Perubahan', di Lapangan Tegal Lega, Bandung/Ist

Politik

Incar Jabar, Anies Minta Pendukung Rangkul Tetangga Beda Pilihan

MINGGU, 28 JANUARI 2024 | 18:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jawa Barat menjadi daerah penting bagi Pasangan Calon Nomor Urut 1, Anies-Muhaimin (Amin), karena memiliki jumlah pemilih terbanyak pada Pemilu 2024, sebanyak 35.714.901 pemilih, berdasar daftar pemilih tetap (DPT).

Sebab itu, pada kampanye akbar di Bandung, Jawa Barat, yang dipadati ribuan massa, Minggu (28/1), Anies Baswedan mengingatkan betapa pentingnya Jawa Barat sebagai lumbung suara.

Sebab itu, Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa itu, mengajak pendukungnya menebar pesan perubahan, demi memenangkan Pemilu. Bukan hanya pemilihan presiden, tapi juga pemilihan legislatif.


”Jawa Barat adalah kunci. Kita harus menang dua-duanya. Ajaklah mereka yang berbeda pemahaman," kata Anies pada kampanye akbar bertajuk 'Saatnya Menang untuk Perubahan', di Lapangan Tegal Lega, Bandung.

Capres yang didukung Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu juga berpesan kepada pendukungnya, agar menyebarkan visi, misi, dan program kerja Amin, dengan santun, kepada setiap orang yang ditemuinya, mulai saudara, tetangga, hingga mereka yang berseberangan.

"Pesan saya, jangan mengejek, jangan merendahkan, dan jangan menghina. Tidak ada orang yang diejek mau mengikuti kita,” pesan Anies.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya