Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Emiten Milik Prajogo Pangestu Gelar RUPS-LB, Bahas Pengambilalihan 34 Persen Saham Petrosea

SABTU, 27 JANUARI 2024 | 08:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan batu bara milik taipan Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada 12 Februari 2024 mendatang.

Dalam RUPS-LB itu akan dibahas rencana pembelian sebanyak 342.925.700 saham PT Petrosea Tbk (PTRO). Pembelian itu setara dengan 34 persen dari modal ditempatkan dan disetor.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (27/1), pembelian saham ini akan dilakukan melalui PT Kreasi Jasa Persada (KJP) yang 99,98 persen sahamnya dimiliki oleh CUAN. KJP membeli saham Petrosea dari PT Caraka Reksa Optima.


Manajemen PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk pekan sebelumnya mengungkapan bahwa nilai transaksi pembelian 34 persen saham Petrosea tersebut adalah Rp940 miliar.

PT Caraka Reksa Optima yang berkantor di Office Park Thamrin Residence, Jakarta Pusat, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang keuangan dan asuransi. Sebanyak 83,73 persen saham perusahaan ini dimiliki oleh PT Sentosa Bersama Mitra.

PT Sentosa Bersama Mitra disebut-sebut sebagai perusahaan investasi milik Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro, suami Ketua DPR RI sekaligus politikus PDI-Perjuangan, Puan Maharani.

Selain melalui PT Caraka Reksa Optima, PT Sentosa Bersama Mitra juga secara langsung memiliki 18,5 persen saham Petrosea (PPRO).

PT Sentosa Bersama Mitra juga tercatat sebagai pemegang saham di perusahaan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

Berdasarkan laporan pemegang saham RAJA per Desember 2023 lalu, PT Sentosa Bersama Mitra merupakan pemilik 33,94 persen saham RAJA. Sementara Hapsoro secara langsung merupakan  pemilik 28,51 persen saham RAJA, seperti dikutip dari Iconomics.

RAJA merupakan perusahaan yang memiliki bisnis di bidang infrastruktur gas, perdagangan gas, pembangkit, dan bisnis hulu energi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya