Berita

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak /Ist

Nusantara

PDIP: Rencana Heru Bangun Rusun untuk Warga Bekas Kampung Bayam Tak Efektif

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 02:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rencana Pemprov DKI Jakarta membangun rumah susun bagi warga bekas Kampung Bayam bisa berdampak penyelesaian masalah semakin berlarut-larut. Sebab, pembangunan membutuhkan waktu yang cukup lama. Tentunya dengan menggunakan biaya dari APBD 2025.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (24/1).

Seperti diketahui, belum seluruhnya warga bekas Kampung Bayam, Jakarta Utara, direlokasi ke rumah susun. Kini, giliran Pemprov DKI Jakarta berencana membangun rumah susun yang baru di Tanjung Priok untuk menampung warga tersebut.


“Tentu pembangunan rusun baru akan makan waktu dan saya kira itu masuk anggaran 2025,” kata Gilbert.

Di satu sisi, sambung Gilbert, kualifikasi maupun peruntukkan hunian bagi warga sudah ditetapkan. Terlebih warga sudah menerima uang kompensasi dari PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) melalui jalan musyawarah.

”Kualifikasi rusun Kampung Susun Bayam tentu ada dan kalau peruntukannya sudah ditetapkan maka itu harus konsisten,” kata politikus PDIP ini.

Sebelumnya, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berencana membangun rumah susun baru (rusun) bagi warga yang sebelumnya tinggal di lahan pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS).

“Saya selaku Pj Gubernur, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan yang terbaik buat warga, termasuk warga Kampung Bayam,” kata Heru kepada wartawan di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (24/1).

Heru menyampaikan, membangun rusun baru diambil sebagai solusi bagi warga eks Kampung Bayam. Hal itu akan dilaksanakan setelah diskusi dengan asisten Pembangunan Pemprov DKI Jakarta.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya