Berita

Capres Nomor Urut, 1 Anies Baswedan, saat berkampanye di GOR Parung/Ist

Politik

Sorot Netralitas Menteri, Anies: Perintah Presiden Tidak Ditaati?

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 20:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan, menyoroti dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan aparat pemerintahan dan pejabat tinggi negara.

Isu netralitas kembali mencuat, setelah akun X resmi milik Kementerian Pertahanan RI (Kemhan) menuliskan tagar Prabowo-Gibran 2024.

Selain itu, kehadiran sejumlah menteri yang secara terang-terangan memberi dukungan untuk pasangan Prabowo-Gibran saat debat Cawapres juga menimbulkan pertanyaan, di antaranya Menteri BUMN, Erick Thohir.


"Kalau ada yang tidak netral, harusnya diberi sanksi. Kalau tidak diberi sanksi, artinya dibolehkan," tegas Anies, usai berkampanye di GOR Parung, Bogor, Senin (22/1).

Anies berharap pesan netralitas yang digaungkan Presiden Joko Widodo ditaati semua aparat pemerintahan, termasuk jajaran menteri.

"Pertanyaan saya, apakah perintah presiden tidak ditaati? Ada yang berani tidak taat sama perintah presiden? Presiden bilang harus netral bukan? Ada yang berani menentang perintah itu?" Anies balik bertanya.

"Kalau Presiden sudah mengatakan harus netral, janganlah melawan presiden. Dan kalau ada yang tidak mentaati presiden, beri sanksi," tegas Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya