Berita

Mahfud MD/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Mahfud MD: Tambang Ilegal Dibeking Aparat dan Pejabat

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 20:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada para pelanggar penambang merupakan sesuatu yang sulit dilakukan karena banyaknya mafia.

Hal tersebut disampaikan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3, Mahfud MD, dalam debat Cawapres keempat pada Minggu (21/1).

“Mencabut UIP itu sulit, banyak mafianya. Kami telah kirim tim tapi ditolak, bahkan putusan MA ditolak. Pertambangan ilegal itu dibeking aparat dan pejabat,” kata Mahfud saat menjawab tanggapan Gibran Rakabuming Raka mengenai pencabutan izin tambang.


Bahkan, kata Mahfud, vonis 1,5 tahun lalu yang telah dijatuhkan tidak dijalankan karena sulitnya hal tersebut.

“Ketika kita kirim orang ke sana, petugasnya tiba-tiba dipindah. Yang baru, ditanya (jawabnya) kami tidak tahu. Padahal sungguh-sungguh terjadi eksplorasi, eksploitasi terhadap tambang-tambang nikel kita, misalnya,” ujar Mahfud.

Mahfud mengklaim ada 2500 kasus pertambangan ilegal saat ini. Untuk itu, ia menegaskan akan menertibkan birokrasi pemerintah yang saat ini dirasa belum tertib untuk menyelesaikan masalah mafia tersebut.

“Penertiban birokrasi (tugas)  pemerintah dan aparat penegak hukum, karena kalau jawabannya melaksanakan aturan, itu normatif. Jadi kalau aparat penegak hukum itu hanya orang yang paling atas yang bisa memerintahkan siapa penegak hukum itu.” tuturnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya