Berita

Ilustrasi Foto/Net

Nusantara

Imbas Bau Menyengat di Sekitar Pabrik, PT Chandra Asri Pacific Minta Maaf

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 14:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Chandra Asri Pacific Tbk mengeluarkan pernyataan maafnya atas bau menyengat yang berasal dari pabriknya di Cilegon, Banten.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ujar Corporate Shared Value Department Manager PT Chandra Asri Wawan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/1).

Dalam pernyataannya, Wawan menjelaskan bau menyengat itu berasal dari pembakaran atau flaring yang terpaksa dilakukan perusahaannya di cerobong asap, karena adanya gangguan alat produksi di pabrik.


"Pada hari Sabtu, 20 Januari 2024, pabrik Chandra Asri Group di Ciwandan mengalami gangguan pada alat yang mengharuskan perusahaan melakukan pembakaran di cerobong," jelas Wawan.

Wawan melanjutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meminimalisasi dampak dari gangguan tersebut, agar warga Cilegon tidak terus dirugikan.

Pasalnya, warga di tiga kecamatan di Kota Cilegon, Banten sebelumnya  mengeluhkan bau menyengat yang memicu pusing dan mual, bahkan sejumlah anak-anak di wilayah tersebut mengalami muntah-muntah akibat pembakaran gas di pabrik kimia milik PT Chandra Asri Petrochemicals.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon juga dilaporkan telah menerima informasi bahwa bau tersebut tercium hingga wilayah Bojonegara, Kabupaten Serang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya