Berita

Ketua Tim Koordinator Alumni ITB Perjuangan Perubahan, Aji Lukmantara dalam deklarasi di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/1)/Rep

Politik

Ratusan Alumni ITB Deklarasi Dukung Anies-Muhaimin

SABTU, 20 JANUARI 2024 | 12:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Deklarasi dukungan disampaikan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Koordinator Alumni ITB Perjuangan Perubahan, Aji Lukmantara, di Posko Pemenangan Amin, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/1)

Aji menjelaskan, sekitar 350 orang dari 50 angkatan (1969-2018) menyatakan dukungan kepada Anies-Muhaimin atau disingkat Amin. Mereka menamai diri sebagai alumni ITB Perjuangan Perubahan.


"Kami berharap Pilpres 2024 ini betul-betul menghasilkan pemimpin nasional yang mempunyai visi, gagasan, dan mampu melaksanakan itu menjadi nyata," ujar Aji saat menyampaikan keynote speech secara daring.

Dia menegaskan, alumni ITB Perjuangan Perubahan menginginkan Indonesia menjadi lebih baik dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Saat ini Indonesia tidak dalam keadaan baik-baik saja. Kita lihat, penguasa mempertontonkan arogansinya, melakukan penekanan terhadap rakyat yang bersikap kritis," ungkap Aji.

"Kita juga lihat hegemoni oligarki semakin nyata. Bahkan, berbagai perundangan dibentuk dan disusun hanya untuk mereka," sambungnya.

Yang lebih menyedihkan, menurut Aji, puncaknya adalah konstitusi dikooptasi hanya untuk memuaskan hasrat kekuasaan segelintir orang.

"Sudah saatnya kita menyatakan kepada seluruh masyarakat bahwa alumni ITB benar-benar peduli kepada republik ini," demikian Aji menambahkan.

Dalam acara deklarasi tersebut, turut hadir Kapten Tim Nasional (Timnas) Amin, M Syaugi Alaydrus; Ketua Umum Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang juga alumni ITB, Jumhur Hidayat; hingga aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang juga alumnus ITB, Syahganda Nainggolan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya