Berita

Amazon Web Services/Net

Bisnis

Perkuat Operasi Bisnis di Jepang, Amazon Web Services Kucurkan Dan Rp242 Triliun

SABTU, 20 JANUARI 2024 | 12:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan komputasi awan terbesar di dunia, Amazon Web Services, mengumumkan bahwa mereka akan berinvestasi sekitar 2,3 triliun yen (sekitar 242 triliun rupiah) di Jepang selama lima tahun.

Menurut pernyataan perusahan saat konferensi pers di Tokyo pada Jumat (19/1), AWS yang berbasis di AS akan menggunakan dana tersebut untuk meningkatkan pusat data dan memperkuat operasi bisnis.

Nikkei melaporkan, AWS sudah menghabiskan 1,51 triliun yen dalam 12 tahun antara tahun 2011 dan 2022 untuk berinvestasi di pusat data guna memproses dan menyimpan data pelanggan di Jepang, serta untuk operasi umum.


"Investasi tersebut akan mendukung pemanfaatan data pelanggan Jepang, menghasilkan berbagai dampak limpahan ekonomi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan Jepang," kata Presiden AWS Jepang Tadao Nagasaki.

Perusahaan asal Amerika Serikat itu memperkirakan rencana investasi di Jepang akan memberikan kontribusi sebesar 5,57 triliun yen terhadap produk domestik bruto negara tersebut.

Rencana investasi besar-besaran AWS di Jepang terjadi pada saat pesaing senegaranya Microsoft dan Google juga bergegas berinvestasi di pusat data di negara tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan pesat permintaan layanan komputasi awan akibat penyebaran AI generatif.

Microsoft mengoperasikan pusat data baru di Jepang bagian barat pada Februari 2023, sementara Google juga mengoperasikan pusat data Jepang pertamanya di dekat Tokyo sejak Maret 2023.

AWS, Microsoft dan Google juga memiliki kehadiran yang signifikan di sektor publik. Ketiganya telah dipilih sebagai penyedia layanan platform “Government Cloud” milik Badan Digital Jepang, yang digunakan bersama oleh pemerintah pusat dan daerah di negara tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya