Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Gara-gara Houthi, Suzuki Hentikan Produksi di Hongaria

SABTU, 20 JANUARI 2024 | 11:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gangguan milisi Houthi terhadap kapal komersial di Laut Merah telah ikut mempengaruhi proses logistik global.

Hal ini juga dirasakan produsen otomotif Jepang, Suzuki Motor, yang terpaksa menghentikan produksi di pabrik mobil Hongaria akibat terhambatnya pasokan.

Perusahaan mengumumkan pada Selasa lalu, bahwa penundaan akan berlangsung setidaknya hingga Minggu (21/1).


Mengutip Nikkei, penangguhan tersebut akan menghentikan produksi Vitara, yang dijual di Jepang sebagai Escudo, dan S-Cross, di pabrik Suzuki di kota Esztergom, Hongaria utara.

Pabrik tersebut menghasilkan 142.000 kendaraan pada tahun fiskal 2022.

Milisi Houthi yang didukung Iran di Yaman telah menyerang kapal-kapal komersial, sehingga mendorong perusahaan pelayaran untuk menangguhkan rute yang melewati Laut Merah dan Terusan Suez, dan malah mengirimkan kargo di sekitar Tanjung Harapan di ujung selatan Afrika.  

Sebelumnya, Tesla mengatakan akan menangguhkan pabrik di Jerman karena tidak dapat memperoleh komponen dari Asia.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya