Berita

Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto saat menyambangi kantor Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) di Jakarta Pusat, Jumat (19/1)/Ist

Politik

Sambangi PGI, Prabowo Dikawal Maruarar Sirait

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 23:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto menyambangi kantor Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) di Jakarta Pusat, Jumat (19/1).

Kedatangan Prabowo didampingi oleh mantan politikus PDIP Maruarar Sirait, politikus Partai Gerindra Fary Djemy Francis dan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie.

Di hadapan perwakilan PGI, Prabowo mengatakan, Indonesia memiliki masa depan luar biasa jika seluruh elemen mampu bersatu dan saling bekerja sama.


"Our future is great, kita bisa jadi negara makmur dengan syarat kita harus rukun, bersatu, harus saling bekerja sama, saling memahami," kata Prabowo.

Di hadapan para pemimpin dan anggota PGI, Prabowo juga mengingatkan untuk bersyukur dengan keadaan bangsa saat ini yang damai dan tentram.

Hal ini, dikatakan Prabowo, karena banyak negara lain yang sedang berkonflik, perang saudara hingga membuat perekonomiannya runtuh.

"Kita harus bersyukur bahwa sebagai bangsa, kita sekarang berada dalam kondisi yang kita alami seperti sekarang. Kalau kita lihat lingkungan dunia bahkan di sekitar kita, di kawasan kita, begitu banyak terjadi perang," kata dia.

Oleh sebab itu, Prabowo menekankan pentingnya kerja keras dari seluruh pihak dalam menciptakan nasib baik bagi rakyat.

"Kalau kita bisa seperti itu, optimis dan bekerja keras, ajak semua pihak bersama-sama perbaiki nasib rakyat kita. Kita buktikan kekayaan kita luar biasa dengan kehendak politik yang baik. Indonesia benar-benar akan jadi success story di dunia ini," kata Prabowo.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya