Berita

Joko Widodo saat berpasangan dengan Jusuf Kalla/Net

Politik

JK Berharap Pemakzulan terhadap Jokowi Tak Terjadi

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 21:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mencuatnya isu pemakzulan atau impeachment terhadap Presiden Joko Widodo alias Jokowi mendapat tanggapan dari Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.

Menurut sosok yang akrab disapa JK itu, pemakzulan kepala negara tidak bisa sembarangan, harus melewati proses panjang.

"Memang, isu pemakzulan muncul karena ketidakpercayaan terhadap pemimpin," kata JK, saat berbincang pada program Karni Ilyas, dengan tema Manuver King Maker Jusuf Kalla di Pusaran Pilpres 2024, Jumat malam (19/1), di tvOne.


JK yang pernah mendampingi Joko Widodo sebagai Wapres itu berharap pemakzulan presiden tidak terjadi, karena bisa menimbulkan masalah lain yang lebih besar.

"Mudah-mudahan tidak terjadi, sadarilah, ini berbahaya kalau terjadi," jelas politikus senior Partai Golkar itu.

Gerakan pemakzulan Presiden Jokowi jelang Pemilihan Umum 2024 disuarakan sejumlah elemen, antara lain aktivis yang tergabung dalam kelompok Petisi 100.

Di sisi lain, sejumlah pihak menilai pemakzulan terhadap presiden Joko Widodo sulit terwujud, karena mayoritas partai di DPR berada di gerbong presiden.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya